Siswa SMA Negeri Sumpiuh LULUS 100% UN 2013
Mengikuti imbauan kepala dinas kabupaten Banyumas mengintruksikan siswa-siswinya, mengenakan busana Bebas tapi sopan dalam pengemuman kelulusan Ujian Nasional (UN) di sekolah, Jumat (24/05/2013).
Kepala SMAN Sumpiuh, Bpk. Drs. Tjaraka Tjunduk Karsadi, M.Pd mengatakan, di momen pengumuman kelulusan ini, para anak didik peserta Ujian Nasional (UN) memang diwajibkan mengenakan pakaian bebas tapi sopan. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan imbauan kepala dinas kab. Banyumas Drs H .Joko Wiyono MR MSI.
"Hari pengumuman kelulusan ini harus dibuat indah sebagai wujud ungkap rasa syukur. Maka itu, kita laksanakan acara ini dengan penuh hikmah bukan dengan konvoi atau hura hura," katanya saat ditemui di lokasi.
Ia menerangkan, peserta UN di sekolahnya ini berjumlah 242 orang, Dari jumlah tersebut, seluruh peserta UN di sekolah ini dinyatakan lulus 100 persen.
"Siswa kami lulus 100 persen. Hasilnya tadi diumumkan pada dewan guru saat rapat pleno kelulusan Dan pengumuman kepada siswa dilaksanakan pukul 15.00 WIB. jelasnya.
Jumat, 24 Mei 2013
Dikirim Oleh Awan Setio Budi
Pengumuman Kelulusan
Assalamualaikum, Wr. Wb.
Meninadaklanjuti hasil rapat pada tanggal 22 Mei 2013 dengan ini kami sampaikan kepada siswa kelas XII,
Bahwa pengumuman hasil Ujian Nasional SMA Negeri Sumpiuh dapat diambil sendiri pada:
Hari / Tgl : Jumat , 24 Mei 2013
Waktu : Pukul 15.00 WIB
Tempat : SMA Negeri Sumpiuh
Pakaian : Bebas ( Tidak Boleh Pakai pakaian Osis/ Pramuka)
Demikian Informasi yang bisa kami sampaikan, Terimakasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
Kepala Sekolah SMA Negeri Sumpiuh Bpk Drs.Tjaraka Tjunduk Karsadi, M.Pd mencanangkan gerakan pendidikan berkarakter di sekolah SMA N Sumpiuh, Pencanangan Pendidikan berkarakter sejalan dengan tema hari pendidikan Nasional tahun 2013
yakni “Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kebangkitan bangsa”. Karakter
yang dibangun tidak hanya berbasis kemuliaan diri tetapi secara
bersamaan membangun karakter kemuliaan sebagai bangsa. Selain itu
pembangunan karakter juga diarahkan untuk menumbuhkan keingintahuan
intelektual sebagai modal untuk membangun kreativitas dan daya inovasi.
Pendidikan karakter menyelaraskan nilai
intelektual dengan budi pekerti. Bagaimana kita mendidik anak-anak
sebagai generasi muda agar memiliki ilmu, budi pekerti, beriman dan
berjiwa pancasila,” kata kepala sekolah saat mencanangkan pendidikan berkarakter pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) .
Tasyakuran .
Selesai pelaksanaan upacara sekolah
dilanjutkan tasyakuran yang dipimpin oleh Bpk. Drs Tjaraka Tunduk
Karsadi, M.Pd. Tasyakuran Hari Kebangkitan nasional ini tandai dengan
pemotongan tumpeng oleh Ibu Kustinah, S.Pd kemudian diberikan kepada
guru yang usianya termuda yaitu Bpk. Singgih Dwi Hartanto, S,Pd kemudian
dilanjutkan makan bersama.







